Delegasi FTG Unpad Memenangkan Dua Cabang Lomba dalam Event GIW 2017 di Malaysia

Prestasi membanggakan diraih oleh delegasi Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran dikancah Internasioanal minggu lalu  (Kamis, 20 April 2017), tidak hanya satu, namun dua prestasi diborong sekaligus oleh para delegasi, berhasil meraih juara pertama cabang lomba Oil Rig Design dan juara kedua cabang lomba Geoquiz dalam ajang Internasional Geoscience Industrial Week (GIW) 2017 yang digelar oleh Jabatan Geologi, Universiti of Malaya (UM) Malaysia di Kuala Lumpur pada tanggal 18 – 20 April 2017. Prestasi ini membawa nama Indonesia dan Unpad khususnya di luar negeri.

Delegasi Unpad memenangkan dua kategori lomba (juara pertama Oil Rig dan juara kedua Geoquiz) di Malaysia

Delegasi tersebut yaitu Sukja Fajria Sa’adah (FTG 2014), Rizki Satria Rachman (FTG 2014), dan Dian Rahma Yoni (FTG 2014)untuk pemenang juara kedua Geoquiz Competition, dan Grida Viantiska Aprilia (FTG 2014), Fauzan Luqman (FTG 2014), Akbar Sujatmoko (FTG 2014), Anggita Fitri Anatiyo Pamuji (FTG 2014), Inayah Chaerunnisa (FTG 2014) untuk pemenang juara pertama Oil Rig Design Competition. Delegasi lainnya yang berpartisipasi dalam Geoquiz Competition yaitu Grace Ester, Nazla Safitri, dan Jemi (FTG 2014) harus gugur di semifinal.

Juara pertama Oil Rig Design Competition (Akbar, Grida, Inayah, Anggita, Fauzan, dari kiri ke kanan)
Juara kedua Geoquiz Competition (Rizki, Dian, dan Sukja, dari kiri ke kanan)

 

Berawal dari seleksi internal yang cukup ketat, terpilihlah delegasi-delegasi di atas, pembekalan dan persiapan yang cukup dilakukan secara terpantau dan rapi oleh Departemen Akademik BEM HMG FTG Unpad, yang sebelumnya meminta saran dan bantuan dari senior, alumni, dan dosen yang ahli di bidangnya yang berkaitan dengan lomba.

Mengikuti kedua cabang lomba tersebut merupakan hal yang baru bagi kedua tim, mengingat adanya perbedaan sistem dan regulasi yang diterapkan dengan sistem lomba yang digunakan di Indonesia. Untuk Oil Rig sendiri, delegasi menggunakan nama tim yaitu GATOTKACA, selain menambah keunikan tersendiri, tercermin rasa atau kekhasan Indonesia saat berada di negeri tetangga. Sistem lomba oil rig yaitu peserta membuat langsung miniatur oil rig di tempat, kemudian mempresentasikan oil rig yang telah dibuat, dilakukannya load dan floating test. Geoquiz menggunakan sistem yang berbeda dari smart competition di Indonesia, membutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam menjawab sehingga didapat poin yang maksimal.

Dengan diraihnya prestasi ini, delegasi berharap semoga dapat menginspirasi dan memicu jiwa kompetisi mahasiswa lain melalui event skala nasional maupun internasional. Perlu digarisbawahi juga bahwa mahasiswa Indonesia kemampuannya masih bisa mengalahkan kemampuan mahasiswa dari negara lain, jadi jangan pernah merasa takut atau rendah diri dengan kemampuan diri kita, karena selama ada keyakinan dan ketekunan tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih.