Ismail Halim dalam 100th Annual Convention & Exhibition American Association of Petroleum Geologists 2017 di Texas, Amerika Serikat

Mahasiswa Fakultas Teknik Geologi (FTG) Unpad, Ismail Halim, mengikuti konferensi internasional bertajuk “Annual Convention and Exhibition” yang diselenggarakan oleh American Association of Petroleum Geologists, pada 2 – 5 April 2017 di Texas, Amerika Serikat. Meskipun masih menjadi mahasiswa pada program Sarjana di FTG Unpad, Halim ikut mempresentasikan poster nya pada konferensi tingkat internasional tersebut. Ia merupakan satu-satu nya undergraduated student dari Indonesia yang menampilkan karya ilmiahnya pada ajang yang dimana peserta lainnya berkategori Experienced Professional, Master, Doktor, hingga Professor yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Ismail Halim memegang bendera Himpunan Mahasiswa Geologi Unpad saat mengikuti konferensi “Annual Convention and Exhibition” di George R. Brown Convention Centre kota Houston, Texas, Amerika Serikat pada 2 – 5 April 2017

Konferensi internasional ini merupakan konferensi tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh American Association of Petroleum Geologists, asosiasi keprofesian geologi minyak dan gas bumi terbesar di dunia. Dalam penyelenggaraannya yang ke-100 ini, Halim berkesempatan mempresentasikan poster nya tentang geokimia batuan inti yang berjudul “Comprehensive Geochemical Studies Using Pyrolisis Analysis and Migration Pathway Map on Evaluating Source Rock Potential in Talang Akar Formation, Jambi Sub-Basin, South Sumatera, Indonesia” setelah melewati seleksi ribuan abstrak dari seluruh dunia. Penelitian ini Halim lakukan bersama dengan senior nya, Raynouval, dengan melakukan analisa mendalam pada salah satu batuan inti penghasil minyak dan gas bumi di salah satu daerah di Sumatera Selatan.

“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara detail pengaruh batuan inti terhadap kualitas serta cadangan volumetrik migas di salah satu lapangan penghasil migas Sumatera Selatan.” Ujar Halim. Penelitian ini menghasilkan hasil analisa yang baik terhadap kematangan batuan penghasil minyak serta tingkat kualitas migas yang terkandung di dalamnya pada lapangan migas di sub-cekungan jambi. Tak hanya itu, penelitian ini juga memperlihatkan cadangan gas yang cukup besar dengan estimasi kurang lebih 29 TCF serta persebaran hidrokarbon yang cukup merata pada beberapa struktur perangkap migas nya.

Mendapatkan kesempatan untuk menampilkan poster nya merupakan suatu pengalaman yang sangat luar biasa untuk Halim. “Sangat menyenangkan dan bersyukur dapat diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian ini mewakili Universitas Padjadjaran dan Mahasiswa dari Indonesia didepan orang-orang yang memiliki passion dan pengalaman yang banyak pada bidang geologi minyak dan gas bumi ini. Mereka sangat antusias dalam mendengarkan dan bertanya pada daerah yang notebane nya kompleks secara geologi ini. Penelitian ini akan sangat penting kedepan dalam pengembangan lapangan migas serta pertumbuhan unconventional energy di daerah Sumatera Selatan ini.” Ungkap Halim.

Berkaca pada penelitian-penelitian yang dipresentasikan dari peserta lain, ia mengungkapkan bahwa penelitian dengan ide-ide baru harus dikembangkan secara masif dan kontinu di Indonesia. “Karena kedepan, tantangan energi di Indonesia akan semakin meninggi dengan meningkat nya demand akan energi di Indonesia. Transformasi menuju arah renewable energy harus mampu diimbangi dengan supply dari fossil fuel yang perlu dieksplorasi dengan berbagai ide-ide baru agar Indonesia kedepan mampu menjaga ketahanan energi dalam negeri nya dalam waktu yang lama.” Tandasnya.