PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PERTAHANAN NEGARA Study Kasus: Bencana Alam

Brigadir Jenderal Dr. Nugraha Gumilar MSc
Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data
Markas Besar TNI AD Senin 22/07
yang berlokasi di gedung dua lantai 3 Fakultas Teknik Geologi
Jalan Bandung- Sumedang KM. 21 jatinangor

Dalam Memberikan kuliah umumnya Brigadir Jenderal Dr. Nugraha Gumilar MSc menjelaskan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini telah melahirkan era peradaban baru dalam babak kehidupan manusia yang disebut dengan abad informasi. Salah satu ciri utama era informasi ini adalah semakin banyaknya aktifitas sektor kehidupan manusia yang berlangsung dengan perantaraan atau bahkan hanya mungkin terjadi dengan adanya TIK.

TIK digunakan juga di bidang pertahanan negara (Hanneg). Fungsi Hanneg merupakan fungsi hakiki dari sebuah negara yang berdaulat, sehingga menjadi hak dan kewajiban seluruh warga negara, dan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan dan TNI saja

Informasi menjadi mandala/daerah/theather operasi
tersendiri selain operasi darat, laut, udara dan luar angkasa. Perang informasi menjadi perang pertama yang dilakukan sebelum melaksanakan perang darat, laut, udara dan luar angkasa karena untuk melakukan perang tersebut perlu informasi terlebih dahulu tentang lawan dan situasi kondisi lainnya terkait peperangan serta perlu menjamin keamanan data/informasi sendiri agar data tidak mudah dicuri / hack.

Dr. Ir. Zufialdi Zakaria., M.T. Sebagai Narasumber
Ir. Dicky Muslim. MS.c., Ph.D Sebagai Moderator
Prof. Dr. Ir. Ildrem Syafri, DEA Menyerahkan Sertifikat Kepada Brigadir Jenderal
Dr. Nugraha Gumilar MSc
Ir. Dicky Muslim. MS.c., Ph.D Memberikan Serifikat Kepada Dr. Ir. Zufialdi Zakaria., M.T.

Laporan Acep Mulyana

2019-07-22T07:56:25+00:00