Program Studi

Program Studi Teknik Geologi

Ketua Program Studi S-1 :
Abdurrokhim, ST. MT. PhD.

Sekretaris Program Studi S-1 Teknik Geologi
Reza Mohammad Ganjar Gani,ST.,MT.

Program Studi Teknik Geologi memiliki sedikitnya 10 Bidang Kajian Utama yang masing-masing Bidang Kajian dapat ditempuh selama 8 semester (4 tahun).
Total bobot SKS = 144-146 SKS yang terdiri dari mata kuliah dasar umum dan mata kuliah pilihan penunjang.

Program Magister (S2)
Teknik Geologi
Ketua Program Studi
Dr. Eng. H. Boy Yoseph CSSSA, ST., MT.

Bidang Konsentrasi/Peminatan :

  1. Teknik Pengelolaan Kebencanaan dan Pengembangan Kewilayahan
  2. Teknik Pengembangan Sumberdaya energi dan Mineral
  3. Geoteknik dan Sumberdaya Air

Konsentrasi/Peminatan Ilmu Pengembangan Kewilayahan Pertambangan dan Sumberdaya Mineral (IPKP & SDM)
Bidang Konsentrasi/Peminatan :

  1. Ilmu Pengembangan Sumberdaya Mineral
  2. Evaluasi dan Pengelolaan Sumberdaya Mineral
  3. Ilmu Pengembangan Wilayah Pertambangan

PROGRAM DOKTOR

Ketua Program Studi
Dr. Eng. Agus Didit Haryanto,Ir., MT.

Pendidikan S-3 Ilmu Geologi akan diselenggarakan dalam 2 program, yaitu :

(1) Program Pembelajaran Kuliah dan Disertasi, serta
(2) Program Pembelajaran Tugas dan Disertasi (Doctor By Research).

Mahasiswa yang mengikuti Program Pembelajaran Kuliah dan Disertasi memiliki beban studi sbb :
  1. Mahasiswa dari Program S-2 sebidang, akan mengikuti 8 SKS matakuliah wajib pengantar ilmu (Metoda Penelitian, Analisis Statistika, Filsafat Ilmu dan Seminar Usulan Penelitian) serta 49 SKS matakuliah pilihan bidang ilmu  (termasuk 30 SKS Disertasi)
  2. Mahasiswa dari Program S-2 tidak sebidang/serumpun, akan mengikuti 8 SKS matakuliah pengantar ilmu, serta 61 SKS matakuliah pilihan bidang ilmu (termasuk 30 SKS Disertasi)
  3. Mahasiswa dari program spesialis/MM/MBA akan mengikuti 8 SKS matakuliah pengantar ilmu, serta 69 SKS matakuliah pilihan bidang ilmu (termasuk 30 SKS Disertasi)
Mahasiswa dapat mengambil matakuliah di luar Prodi, maksimal 20% dari matakuliah pilihan bidang ilmu yang  perlu ditempuhnya.

Adapun mahasiswa yang mengikuti Program Pembelajaran Tugas dan Disertasi (Doctor by Research) memiliki beban studi berupa tugas penelitian dengan bobot SKS yang disesuaikan terhadap hasil penelitian/publikasi