ataşehir escort
ankara escort ankara escort bayan escort ankara ankara bayan escort etimesgut escort eryaman escort sincan escort etlik escort keçiören escort kızılay escort çankaya escort rus escort demetevler escort esat escort cebeci escort yenimahalle escort

The first row is for desktop, and second row is for Tab and Mobile.
You can right click on this text and use Navigator for easy editing. This text message is hidden on all screens using Advanced/responsive tab on left.

Laboratorium Hidrogeologi dan Geologi Lingkungan Pasang Automatic Weather Station (AWS)

(ftgeologi.unpad.ac.id) Laboratorium Hidrogeologi dan Geologi Lingkungan Fakultas Teknik Geologi sejak tanggal 15 November 2021 memasang alat pengukur data klimatologi atau stasiun cuaca otomatis (Automatic Weather Station).

 Alat yang dipasang adalah Automatic Weather Station (AWS) Davis Vantage Pro Seri 6152. Sensor iklim yang terdapat pada ISS (Integrated Sensor Suite) Davis 6152 alat tersebut digunakan untuk melakukan observasi kondisi iklim yaitu diantaranya curah hujan, kelembaban, suhu, kecepatan angin, arah angin, dan lainnya. Yudhi Listiawan ST., MT , selaku Kepala Laboratorium Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi menjelaskan kerja alat tersebut melalui sensor, dimana sensor akan merekam setiap jejak perubahan kondisi iklim setiap waktunya dan tersimpan pada data logger yang tertanam pada console alat pengukur iklim otomatis ini.

Menurut Yudhi menjelaskan bahwad ata – data yang direkam merupakan data penting bagi kegiatan penelitian. Data tersebut dapat digunakan sebagai data primer untuk memantau dan menganalisa kesetimbangan airtanah dan fluktuasi dari hidrodinamik yang terjadi pada airtanah yang berhubungan dengan variasi kondisi iklim yang terjadi.

Pemasangan alat ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian Laboratorium Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi dengan tujuan untuk menjaga kelestarian, konservasi dan keberlanjutan air tanah, khususnya pada daerah Kecamatan Jatinangor.

Alat tersebut dipasang atap gedung dekanat FTG hal ini disebabkan karena alat tersebut harus dipasang di tepat terbuka. Alat tersebut diperoleh sebagi hasil kerjasama dengan Sorbone University yang didanai oleh Danone, jelas Yudhi di akhir wawancara.

Dr. Cipta Endyana juga menambahkan bahwa pemasangan alat  ini juga dalam rangka mendukung universitas pada pencapaian Sustainaible Development Goals 13.3.2 Co-operative planning for climate change disasters. (Marlina)