Laboratorium

Berdiri pada tahun 1959 sebagai Jurusan Geologi di bawah naungan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam, Universitas Padjadjaran, dengan pendiri utama: Mayor Jendral (Purn) Prof. Dr. Moestopo dan Drs. M. Koesmono. Kegiatan resmi dimulai tanggal 17 Nopember 1959 dengan mahasiswa sejumlah 17 orang. Kegiatan dibina oleh dosen tetap, yaitu Drs. Koesmono dan tiga orang dosen luar biasa, yaitu Dr. S. Sartono, Drs. R. Soeria-Atmadja dan Drs. S. Asikin.

Tahun 1997 berdasarkan SK Dikti terdapat dua program studi, yaitu Program Studi Teknik Geologi dan Program Studi Geologi di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kemudian digabungkan kembali menjadi hanya satu program studi yaitu Teknik Geologi.

Sejak 12 Desember 2007, Jurusan Geologi memisahkan diri dari Fakultas MIPA dan berubah menjadi Fakultas Teknik Geologi. Sampai kini, Fakultas Teknik Geologi UNPAD telah mendapat kepercayaan dan pengakuan cukup tinggi dari masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan jumlah mahasiswa dan jumlah lulusan yang meningkat setiap tahunnya.

Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, adalah suatu lembaga pendidikan tinggi yang mencurahkan pada pembelajaran dan pengembangan ilmu geologi yang berorientasi kepada terciptanya pola link & match (keserasian dan kesepadanan).

Ada 10 laboratorium di lingkungan FTG yang masing-masing laboratorium merupakan kelompok Bidang Kajian yang berbeda satu sama lain. Kesepuluh laboratorium itu adalah :

  1. Laboratorium Geologi Dinamik :

Pemetaan struktur geologi & analisis struktur deologi, serta aplikasi geologi struktur dalam eksplorasi mineral dan energi.

  1. Laboratorium Geofisika :

Survey geofisika, analisis petrofisika, dan analisis well log.

  1. Laboratorium Geokimia & Geotermal:

Eksplorasi geokimia, analisis geokimia dan eksplorasi geotermal.

  1. Laboratorium Geomorfologi dan Penginderaan Jauh (Remote Sensing):

Analisis foto udara, analisis citra landsat, analisis geomorfologi, dan aplikasi GIS.

  1. Laboratorium Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi :

Studi geologi lingkungan, analisis dampak lingkungan, studi perencanaan wilayah, studi hidrogeologi, studi geohidrologi.

  1. Laboratorium Geoteknik:

Analisis kestabilan lereng, analisis geomekanika batuan, studi geologi teknik, dan studi geoteknik untuk sipil maupun pertambangan serta pengembangan wilayah.

  1. Laboratorium Paleontologi :

Analisis paleontologi: foraminifera, nannoplangton, pollen dan spora. Interpretasi paleoenvironment

  1. Laboratorium Petrologi & Mineralogi

Analisis Petrologi – petrografi (batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorfik) dan eksplorasi mineral logam dan non logam serta analisis mineral bijih, mineral ubahan.

  1. Laboratorium Sedimentologi & Geologi Kuater :

Analisis cekungan, analisis facies, analisis sedimentografi, analisis granulometri, studi sedimentasi (silici)-klastik, studi sedimentasi karbonat, karakterisasi reservoir, evaluasi petroleum system, studi paleomagnetism, dan studi geologi Kuater.

  1. Laboratorium Stratigrafi :

Analisis lito-stratigrafi, analisis seismik-stratigrafi, analisis sikuen-stratigrafi, analisis vulkano-stratigrafi, analisis bio-stratigrafi, analisis cekungan, analisis geo-history (backstripping method), studi trace fossil (biogenic structure), dan eksplorasi batubara.

 

Dari ke 10 laboratorium yang ada di fakultas Teknik Geologi, Pranata Laboratorium Pendidikan berjumlah 6 orang yang bertugas pada laboratorium sebagai berikut :

  1. Erick Sanjaya       : PLP Laboratorium Geologi Dinamik
  2. Endah Tresnasari : PLP Laboratorium Geomorfologi dan Penginderaan Jauh
  3. Abdul Wahid A      : PLP Laboratorium Geoteknik
  4. Ria Fitriany           : PLP Laboratorium Paleontologi
  5. Zulfa Sabily          : PLP Laboratorium Petrologi & Mineralogi
  6. Anisa Ulfatu H      : PLP Laboratorium Sedimentologi & Geologi Kuater